Faktor Penyebab Malas Ngeblog dan Cara Mengatasinya

Merasa malas dan tidak konsisten dalam mengelola blog merupakan sebuah penyakit yang dimiliki oleh hampir semua blogger.

Tidak hanya blogger pemula saja yang mengidap penyakit ini, tapi blogger-blogger yang sudah lama menjalankan aktivitas blogging pun ada yang memiliki sifat malas ini.

Sekali saja Anda membiarkan rasa malas itu menang, maka Anda akan mulai terbiasa bermalas-malasan dalam ngeblog dan ini sangatlah berpengaruh terhadap masa depan blog Anda.

Ada banyak sekali diluar sana blogger-blogger yang berjuang keras demi mengejar suatu pencapaian. Beberapa diantaranya ada yang berhasil dan yang lainnya hanya menambah daftar blogger pemula yang gagal.

Masalah utama yang selalu menjadi penyebabnya adalah rasa malas.

Secara pribadi, saya juga tipe pemalas. Tapi saya melawannya dan tidak pernah sekalipun membiarkan rasa malas itu menang.

Kenapa blogger menjadi malas?
Setidaknya ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menjadi malas dalam mengelola blog, seperti faktor dari pengelola blog, fasilitas ngeblog dan faktor-faktor lainnya.

A. Faktor dari pengelola

Faktor pertama penyebab seseorang menjadi malas ngeblog adalah faktor yang datang dari dirinya sendiri atau dari sang pengelola blog tersebut.

Berikut ini adalah beberapa hal yang ada pada seorang blogger sehingga menjadi pemicu timbulnya rasa malas:

1. Ngeblog tanpa tujuan yang jelas
Jika Anda ngeblog karena ikut-ikutan maka hampir bisa dipastikan Anda tidak akan bertahan lama menjadi seorang blogger.

Misalnya saja karena melihat teman atau orang lain yang mempunyai blog, Anda pun ikut-ikutan membuat blog tanpa tahu bagaimana caranya mengelola blog dan sebesar apa perjuangan untuk menjadi blogger yang sukses.

Memang, dalam kurun waktu dua atau tiga minggu Anda rajin mencari berbagai referensi tentang blog dan rutin mengupdate artikel. Tapi setelah itu rasa malas pun datang dan akhirnya blog tersebut malah Anda abaikan.

2. Salah dalam menentukan niche
Pada dasarnya, blog itu terbagi menjadi dua jenis. Pertama adalah blog personal yang isinya campur aduk dan kedua adalah blog berniche yang membahas tentang suatu topik tertentu.

Salah satu kelebihan blog personal atau blog gado-gado adalah kemudahan penulis dalam membuat artikel. Penulis biasanya tidak akan kehabisan ide untuk membuat postingan baru, selalu saja ada ide-ide cemerlang untuk dijadikan bahan posting.

Akan tetapi, blog tipe ini biasanya akan sulit untuk berkembang.

Beda halnya dengan blog berniche yang membahas tentang topik tertentu. Blog jenis ini biasanya akan cepat menghasilkan dan sangat diminati oleh peblogger yang ingin cepat sukses.

Namun, hal yang tidak boleh Anda anggap remeh adalah menentukan niche yang pas untuk blog Anda.

Jika Anda salah dalam memilih niche atau topik untuk Anda bahas di blog, suatu saat Anda akan kehabisan ide dan rasa malas untuk ngeblog pun akhirnya muncul.

3. Tidak memiliki hobi menulis
Pada umumnya, tugas seorang blogger adalah menulis. Anda tidaklah dituntut untuk menjadi penulis yang profesional supaya bisa menjadi seorang blogger.

Dengan ngeblog, Anda yang semula tidak paham tentang cara menulis dengan benar, akhirnya malah menjadi penulis yang handal. Karena blogger itu selalu berlatih dan mengasah kemampuannya untuk menulis.

Kunci utamanya adalah "hobi menulis", walaupun Anda tidak bisa menulis.

Jika Anda tidak mempunyai hobi atau tidak suka menulis, berarti Anda tidak cocok untuk menjadi blogger. Karena percuma saja Anda memaksakan diri, lama-kelamaan rasa malas untuk mengupdate artikel pasti datang.

4. Tidak sabar dan maunya yang serba instan
Membuat blog memang sangat mudah dan instan, akan tetapi mensuskeskan blog tersebut tidaklah semudah Anda jualan kerupuk. Semua itu butuh kerja keras dan waktu yang tidak singkat pula.

Mungkin Anda pernah melirik beberapa blog besar yang mendapatkan penghasilan setiap harinya sehingga Anda tertarik untuk menjadi blogger.

Namun jangan salah, Anda tidak tahu hal-hal apa saja yang sudah mereka korbankan dan rintangan apa saja yang sudah mereka lewatkan. Sehingga wajar saja jika mereka mendapatkan hasil dari kerja keras mereka.

Setelah beberapa bulan ngeblog Anda akan sadar bahwa menjadi blogger sukses itu bukanlah hal yang instan. Saat itulah rasa malas untuk ngeblog akan muncul.

5. Tidak mood atau bosan sementara waktu
Secara pribadi, saya adalah blogger tipe ini. Saya ngeblog hanya saat lagi mood saja, tapi saat bosan melanda bahkan saya lupa untuk mengupdate artikel baru.

Hal semacam ini memang Anda anggap sepele. Tapi jika Anda biarkan saja dan lebih mementingkan mood Anda, maka tidak menutup kemungkinan Anda malah akan menjadi malas untuk ngeblog.

Wajar memang jika Anda merasa bosan atau jenuh dengan blog untuk sementara waktu, namun jangan biarkan rasa jenuh itu mengelabui Anda terus-menerus sehingga Anda malah akan menjadi malas.

6. Terobsesi dengan hal lain
Anda memiliki waktu 24 jam dalam sehari, tapi tidak mungkin Anda gunakan seluruh waktu Anda hanya untuk ngeblog. Tentu saja Anda harus membagi-bagi waktu tersebut untuk hal-hal lain.

Misalnya untuk pekerjaan utama Anda, untuk membuka sosial media, atau untuk ngumpul bersama teman, dan lain-lain.

Namun jangan sampai Anda terobsesi dengan hal-hal lain tersebut sehingga Anda menjadi malas untuk ngeblog.

Ini adalah hal yang dulu pernah saya alami. Saya terobsesi dengan jejaring sosial Instagram sehingga menjadi malas untuk mengelola blog.

B. Faktor fasilitas

Faktor kedua penyebab seseorang merasa malas dalam mengelola blog bisa jadi dikarenakan fasilitas yang tidak memadai atau tidak mendukung.

Berikut ini adalah beberapa contoh tidak mendukungnya fasilitas ngeblog sehingga menyebabkan seseorang menjadi malas:

1. Tidak mempunyai perangkat
Hal ini akan menjadi mustahil jika Anda hidup pada jaman seperti sekarang ini. Ngeblog itu tidak mesti melalui perangkat komputer atau laptop.

Sekarang ini, melalui ponsel pun Anda sudah bisa mengelola blog, asalkan ada koneksi internet.

Secara pribadi, saya sendiri ngeblog selalu menggunakan ponsel. Menurut saya, ngeblog melalui ponsel itu praktis dan tidak ribet. Anda tidak perlu duduk terpaku didepan layar komputer untuk menulis artikel blog Anda.

Dengan menggunakan ponsel, Anda bisa menulis artikel kapan dan dimana saja. Bahkan saya sering menulis beberapa paragraf ketika didalam bus, menunggu sepeda motor di doorsmeer atau bengkel, menunggu teman di warkop, menunggu antrian di bank, dan lain-lain.

Akan tetapi jika Anda memang tidak memiliki perangkat sama sekali, artinya Anda tidak mempunyai laptop, komputer, maupun ponsel. Maka ini bisa jadi salah satu pemicu timbulnya rasa malas untuk ngeblog. Karena setiap kali Anda ingin ngeblog, Anda harus ke warnet atau minjam laptop teman.

Baca juga :
6 Modal Utama Saya Dalam Menjalankan Aktivitas Blogging

2. Tidak ada akses internet
Saat ini akses internet sangat mudah untuk didapatkan, Anda bisa menggunakan jaringan wifi di lokasi Anda atau menggunakan internet mandiri dengan membeli paket data.

Kecuali jika memang Anda tidak punya dana untuk membeli paket internet. Atau mungkin juga karena tempat tinggal Anda yang tidak bisa menjangkau internet.

Hal-hal semacam ini juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab seseorang menjadi malas untuk ngeblog.

3. Tidak punya cukup waktu
Tidak bisa dielakkan lagi, waktu adalah modal utama yang harus dimiliki oleh seseorang untuk bisa menjadi blogger yang sukses.

Jika Anda adalah orang yang super sibuk dengan beragam aktivitas setiap harinya, pastinya Anda tidak akan bisa mengelola blog dengan maksimal. Hal ini bisa saja membuat Anda menjadi malas untuk ngeblog bahkan akan mengabaikannya.

Pada dasarnya, ngeblog itu tidak hanya sekedar menulis dan menerbitkan artikel. Anda juga harus melakukan beberapa kiat lain untuk mengoptimalkan blog tersebut, seperti blogwalking, membalas komentar dan email dari pengunjung, melakukan promosi, dan lain-lain.

Namun jika Anda tidak memiliki cukup waktu, saya yakin Anda akan memandang blog dengan sebelah mata.

4. Tidak mampu menguasai bahasa web
Untuk membuat dan mengelola sebuah blog, Anda memang tidak diwajibkan untuk bisa menguasai semua bahasa web. Baik itu bahasa markup HTML, pemrograman PHP, Javascript, dan lain-lain.

Akan tetapi setidaknya Anda haruslah mengerti tentang dasar-dasar HTML saja, karena biar bagaimanapun juga Anda tidak akan bisa sembunyi dari kode dan tag-tag HTML ini.

Faktanya, kebanyakan blogger malah memilih untuk meninggalkan aktivitas ngeblog karena merasa bosan atau malas jika harus berurusan dengan bahasa-bahasa web ini.

5. Tidak menemukan template yang cocok
Hal ini memang terdengar aneh, tapi saya sendiri pernah mengalaminya. Saya sempat pending atau menunda ngeblog karena sibuk mencari template yang pas.

Akan tetapi saya tidak kunjung menemukan template yang cocok, sehingga saya menjadi malas untuk ngeblog. Namun sekarang saya baru sadar ternyata memang tidak ada satupun didunia ini yang sempurna, termasuk template blog.

Hal serupa juga pernah dialami oleh teman blogger saya yang mengirim pesan singkatnya melalui whatsapp.


C. Faktor lain

Selain kedua faktor diatas, ada beberapa faktor lain yang menyebabkan seseorang menjadi malas untuk mengurus blog. Seperti:

1. Statistik blog yang selalu datar
Hal ini memang wajar, karena mustahil rasanya jika blog yang baru saja Anda buat langsung mendapatkan pengunjung yang banyak.

Tentunya Anda harus melakukan berbagai macam kiat untuk mempromosikan dan memperkenalkan blog Anda kepada publik.

Kenyataannya, hal ini sering dialami oleh blogger pemula. Gara-gara statistik blog yang selalu datar dan tidak kunjung meningkat, justru membuat si blogger menjadi malas untuk ngeblog atau mengupdate artikel baru.

2. Ditolak terus-menerus oleh Google Adsense
Meskipun jarang, tapi ada juga beberapa blogger yang merasa depresi karena selalu ditolak oleh Google Adsense (GA), atau akun GA nya di banned. Akhirnya mereka pun menjadi malas untuk ngeblog.

Google Adsense adalah jaringan iklan yang akan membayar setiap anggotanya untuk memasangkan iklan mereka pada blog atau website. GA merupakan salah satu jaringan iklan yang populer di kalangan blogger.

Bahkan sebagian besar blogger mendapatkan penghasilan melalui layanan ini. Namun untuk menjadi anggota publiser GA ini tidaklah mudah, Anda harus memenuhi semua persyaratan yang sudah ditetapkan oleh mereka.

Dulunya, saya juga pernah mengajukan permohonan ke Google Adsense ini, namun hasilnya malah ditolak mentah-mentah. Akhirnya saya tidak ingin lagi memikirkan hal itu dan lebih memfokuskan diri untuk memperbanyak postingan.

3. Tidak punya teman yang sesama blogger
Ternyata memiliki teman yang sesama blogger juga berpengaruh terhadap kekonsistenan Anda ngeblog.

Dengan adanya teman blogger otomatis rasa semangat Anda untuk ngeblog pun akan bertambah. Anda bisa saling bertukar pikiran tentang blog, berbagi pengalaman ngeblog, dan lain-lain.

Namun jika Anda hanya sendirian, maka rasa bosan dan malas ngeblog akan cepat menghampiri Anda.

4. Dan lain-lain
Apakah Anda sering malas-malasan dalam mengelola blog?
Jika iya, jelaskan apa penyebabnya pada kolom komentar dibawah!

Apapun alasan atau penyebab Anda malas, tetap saja hal ini harus Anda lawan jika Anda tidak ingin menjadi salah satu blogger yang gagal.

Cara Mengatasi Rasa Malas Ngeblog

Bagaimana caranya melawan rasa malas ngeblog?
Berikut ini adalah beberapa tips untuk memerangi rasa malas Anda, baik itu dalam hal menulis artikel, melakukan blogwalking, membalas komentar blog, dan macam-macam aktivitas blogging lainnya.

1. Fokuskan pada tujuan Anda ngeblog

Salah satu cara paling efektif mengatasi rasa malas ngeblog adalah dengan membayangkan masa depan yang ingin Anda raih dengan blog.

Karena pada dasarnya Anda akan lebih antusias dalam ngeblog jika adanya tujuan tertentu.

Beda halnya jika Anda ngeblog karena suka-suka, Anda akan sangat mudah dikalahkan oleh rasa malas.

Misalnya rasa malas ngeblog tiba-tiba datang, coba Anda fokuskan tentang tujuan utama Anda ngeblog yang belum tersampaikan.

Atau bayangkan jika misalnya nanti blog Anda sudah sukses. Anda akan mendapatkan penghasilan setiap harinya, Anda hanya perlu duduk manis di cafe atau pantai ditemani laptop, Anda tidak perlu lagi melakukan pekerjaan utama Anda karena penghasilan utama Anda adalah melalui blog, dan lain-lain.

Dengan demikian, rasa malas Anda akan terkalahkan dan rasa semangat pun kembali tumbuh.

Baca juga :
Kenapa Harus Ngeblog? 10 Alasan Ini Adalah Jawabannya!

2. Pilihlah topik yang benar-benar Anda kuasai

Lagi-lagi masalah niche atau topik. Pilihlah topik blog yang paling Anda kuasai dan yang paling Anda sukai.

Jangan pernah membuat blog dengan topik yang sama sekali tidak Anda mengerti.

Karena jika topik blog tidak sesuai dengan kemampuan atau hobi Anda, maka Anda akan kesulitan dalam membuat artikel. Lama-kelamaan rasa malas pun datang.

3. Jadikan ngeblog sebagai hobi Anda

Jika selama ini Anda malas-malasan dalam mengelola blog, cobalah untuk menjadikan ngeblog itu sebagai hobi Anda.

Padahal tidak hanya dalam kasus ngeblog saja, apapun yang kita kerjakan jika tidak kita sukai maka itu akan sia-sia saja.

Misalnya Anda mempunyai hobi main game, maka anggap saja ngeblog itu lebih menyenangkan daripada bermain game.

Dengan demikian, Anda akan terbiasa dengan ngeblog seperti halnya bermain game. Sehingga rasa malas Anda akan hilang sedikit demi sedikit.

Ketika ngumpul bersama teman-teman. Ada teman yang membuka smartphonenya untuk bermain game, streaming video, chatting dengan gebetan, atau sibuk dengan Facebook.

Sedangkan saya membuka smartphone hanya untuk ngeblog, karena memang hobi saya adalah ngeblog.

4. Atur jadwal ngeblog Anda

Ngeblog melibatkan banyak kegiatan. Mulai dari menulis konten, blogwalking, membalas email, bergabung di forum, membalas komentar, hingga mencari berbagai referensi untuk dijadikan bahan posting.

Percayalah, jika Anda tidak bisa mengatur waktu, Anda pasti akan kewalahan dengan kegiatan-kegiatan seperti itu.

Pada akhirnya perkembangan blog Anda akan menjadi terhambat dan menumbuhkan rasa malas dalam diri Anda.

Bagaimana caranya mengatur waktu?
Buatlah sebuah jadwal rutin ngeblog Anda. Misalnya: menulis artikel di siang hari, blogwalking dan membalas komentar blog di sore hari, terlibat di berbagai forum pada malam hari dan lain sebagiannya.

Dengan demikian, maka tidak akan ada lagi rasa malas dalam diri Anda. Anda akan terbiasa dengan semua kegiatan-kegiatan yang ada pada jadwal tersebut.

5. Kalahkan kompetitor Anda

Carilah seorang blogger yang memiliki kemampuan diatas Anda, kemudian bersainglah dan kalahkan dia.

Misalkan blognya memiliki pengunjung 400 orang per hari, maka Anda harus memiliki pengunjung lebih dari itu.

Ini merupakan salah satu kunci untuk menghilangkan rasa malas Anda dalam ngeblog.

Karena setiap kali rasa malas datang, Anda akan memikirkan pencapaian target pengunjung seperti blogger lain tersebut. Sehingga tidak ada waktu bagi Anda untuk bermalas-malasan.

6. Bergaul dengan blogger lain

Jika Anda tidak ingin malas ngeblog, maka bergaulah dengan blogger-blogger yang rajin ngeblog.

Kenapa begitu?
Karena umumnya manusia itu sukanya ikuta-ikutan. Jika mayoritas teman ngeblog Anda aktif dan rutin menulis, maka otomatis Anda pun akan tergerak untuk melakukan hal yang serupa.

Mencari teman sesama blogger sangatlah mudah, karena tidak mesti yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Anda juga bisa berteman dengan blogger-blogger yang jauh dari lokasi Anda.

Karena berkomunikasi dengan mereka tidak harus dengan bertatap muka, Anda bisa mencobanya dengan hal-hal yang sederhana seperti memberi komentar pada blognya, ataupun mengirimkan email untuknya.

Dengan adanya teman-teman sesama blogger yang rajin ngeblog, Anda pun akan termotivasi untuk ikut rajin dalam ngeblog, dan ketika semangat Anda sedang turun, melihat tulisan-tulisan baru mereka juga akan menghilangkan rasa malas Anda.

7. Seringlah membaca kisah blogger sukses

Membaca dan merenungi berbagai kisah perjalanan blogger sukses merupakan senjata ampuh lainnya untuk memerangi rasa malas Anda dalam ngeblog.

Pasalnya, hal ini akan memodali Anda dengan motivasi dan inspirasi dari kisah-kisah keberhasilan mereka, sehingga hati Anda juga akan tergerak untuk bisa seperti mereka.

Anda akan menyadari bahwa mereka yang telah sukses pastinya membutuhkan perjuangan yang ekstra sebagai modal utama. Nahh.. bagaimana dengan Anda yang baru saja memulai? Apakah Anda ingin terus bermalas-malasan?

Selain itu, membaca berbagai kisah blogger sukses juga mampu menghilangkan stres, jenuh dan bad mood Anda. Karena hal-hal semacam inilah yang selalu menjadi pemicu timbulnya rasa malas untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk ngeblog.

8. Keluarkan sejumlah biaya atau modal

Memang, sekarang ini siapapun sudah bisa membuat blog secara gratis tanpa harus mengeluarkan biaya untuk ini dan itu.

Akan tetapi dengan menanam sedikit modal berupa uang, tentunya Anda akan lebih konsisten lagi dalam mengelola blog.

Anda bisa mencobanya dengan menyewa domain TLD sehingga blog Anda akan menjadi .COM, atau bisa juga dengan membuat blog premium (berbayar) di WordPress.org

Meskipun kelihatannya agak berat bagi sebagian blogger pemula, namun hal ini sangatlah ampuh untuk mengubur rasa malas Anda.

Ketika Anda merasa malas dan ingin meninggalkan aktivitas ngeblog, Anda akan mengingat dan menimbang-nimbang lagi tentang modal yang sudah Anda tanamkan.

Baca juga :
Blogger atau Wordpress? Platform Mana yang Paling Bagus?

9. Buatlah jadwal libur Anda

Jika terus ngeblog setiap harinya, Anda pasti akan merasa jenuh dan bosan karena melakukan kegiatan yang itu-itu saja.

Buatlah jadwal libur Anda. Misalnya khusus pada hari minggu, atau pada hari senin dan jum'at Anda tidak ngeblog.

Hal ini akan membantu otak Anda untuk melakukan refresing atau penyegaran, sehingga Anda akan kembali semangat untuk ngeblog pada keesokan harinya.

Namun jangan terlalu sering melakukan libur, karena ini justru akan menjadi pemicu timbulnya rasa malas Anda.

10. Jangan terbuai dengan sosial media

Sekarang ini, mempunyai akun di berbagai jejaring sosial bukan lagi hal yang tabu di kalangan masyarakat. Sehingga tak jarang kita menemukan beberapa orang yang malah kecanduan dengannya.

Jika Anda sudah kecanduan, maka akan sulit untuk Anda tinggalkan. Bahkan Anda akan menghabiskan seluruh waktu hanya untuk membaca status teman, membalas obrolan, mengupdate status dan lain-lain.

Tentunya Anda tidak akan memiliki cukup waktu untuk melakukan aktivitas lainnya, termasuk ngeblog. Dan akhirnya Anda akan berhenti menjadi blogger.

Saya sudah sering membuktikannya. Apabila terlalu sering membuka jejaring sosial, maka saya jadi lupa segalanya. Bahkan menganggap ngeblog itu tidak penting.

Oleh karena itu, gunakanlah sosial media sewajarnya saja. Untuk melakukan promosi misalnya, atau membalas beberapa pesan dari teman.

Jangan sampai Anda hanyut dan terbuai didalamnya, sehingga Anda akan melupakan aktivitas-aktivitas penting lainnya.

Kesimpulan

Beberapa dari tips diatas merupakan pengalaman pribadi saya. Anda tidak harus melakukan semuanya, tapi cukup dengan mengaplikasikan beberapa cara yang paling cocok dan pas dengan Anda.

Namun sebelum menerapkannya, Anda harus membuat sebuah komitmen terlebih dahulu bahwa Anda akan serius ngeblog dan memerangi rasa malas.

Jika tidak, maka tips-tips diatas tidak akan berguna untuk Anda.

Apakah Anda punya cara lain untuk mengatasi rasa malas ngeblog? Silahkan share di kolom komentar. Terimakasih

4 Responses to "Faktor Penyebab Malas Ngeblog dan Cara Mengatasinya"

  1. Kalau saya solusinya kalau lagi malas, libur dulu, dipaksa buat nulin juga ngeblank

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget kang Agus,harus ada jadwal liburnya...

      Terimakasih tambahannya.

      Delete
  2. faktor moody dan masalah pembagian waktu msh jd alasan utama malas ngblog.
    apalagi akhir tahun tutup buku, yuhu.. blog jd terlantar :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak Nia, rata-rata karena mood dan waktu lah yang selalu menjadi faktor timbulnya rasa malas.

      Saya pun demikian :D

      Delete

Kata-kata dan bahasa Anda adalah gambaran kualitas diri Anda...